TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF JEAN PIAGET

TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF JEAN PIAGET

 

TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF JEAN PIAGET

Ada beberapa konsep yang perlu dimengerti agar lebih mudah memahami teori perkembangan kognitif piaget:

  1. Intelegensi
  2. Organisasi
  3. Skema
  4. Asimilasi
  5. Akomodasi
  6. Ekuilibrasi
  7. Adaptasi
  8. Pengetahuan Figuratif dan Operatif

Intelegensi

Claparede dan Stern mendefinisikan intelegensi sebagai suatu adaptasi mental pada lingkungan baru. Garndner menjelaskan intelegensi sebagai kemampuan untuk memecahkan persoalan-persoalan atau menghasilkan produk.

Menurut Piaget, intelegensi mencakup adaptasi biologis, ekuilibrium (kesetimbangan) antara individu dan lingkungan, perkembangan yang gradual, kegiatan mental, dan kompetensi.

Organisasi

Organisasi adalah suatu tendensi yang umum untuk semua bentuk kehidupan guna mengintegrasikan struktur, baik psikis maupun psikologis, dalam suatu sistem yang lebih tinggi.

Contoh: seekor ikan mempunyai sejumlah struktur yang memungkinkan ia berfungsi dalam air.

Skema

Skema adalah suatu struktur mental seseorang dimana ia secara intelektual beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

Contoh: gambaran anak tentang lembu, pertama pemahaman lembu hanya sebatas cerita dari orang tua, semakin lama ia akan banyak pengalaman dengan bermacam-macam lembu.

Asimilasi

Asimilasi adalah proses kognitif dimana seseorang mengintegrasikan persepsi, konsep atau pengalaman baru ke skema atau pola yang sudah ada didalam pikirannya.

Contoh: sama dengan skema, tetapi dalam perjalanan hidupnya menemukan bermacam-macam lembu.

Akomodasi

Akomodasi adalah proses pembentukan skema baru atau mengubah skema yang lama.

Contoh: seorang anak mempunyai suatu skema bahwa benda yang padat akan tenggelam dalam air. Suatu hari ia melihat benda padat tidak tenggelam, sehingga ia mengubah skema lamanya dengan membentuk skema baru yang berisi: “tidak semua benda padat tenggelam dalam air”.

Ekualibrasi

Ekualibrasi adalah proses bergeraknya dari keadaan disekuilibrium ke ekuilibrium. Ekuilibrium yaitu pegaturan diri mekanis yang perlu untuk mengatur kesetimbangan proses asimilasi dan akomodasi, sedangkan disekuilibrium adalah keadaan tidak setimbang antara asimilasi dan akomodasi.

Ekualibrasi membuat seseorang dapat mengatukan pengalaman luar dengan struktur dalamnya (skema).

Adaptasi

Adaptasi adalah penyesuaian diri. Adaptasi terjadi dalam suatu proses asimilasi dan akomodasi

Contoh: Semua orang dilahirkan dengan suatu kecenderungan untuk beradaptasi (menyesuaikan diri) dengan lingkungannya.

Pengetahuan Figuratif dan Operatif

Pengetahuan Figuratif didapatkan dari gambaran langsung seseorang terhadap objek yang dipelajari. Misalnya, pengetahuan akan nama-nama barang-barang dan nama-nama kota.

Pengetahuan Operatif didapatkan karena orang itu mengadakan operasi terhadap objek yang dipelajari. Misalnya pengetahuan anak akan kaitan nama kota dengan situasi manusianya dan dengan kota-kota yang lain.