BASMI HOAX DENGAN “TIMUN MAS”

TEMA : ANTI HOAX
JUDUL ARTIKEL : BASMI HOAX DENGAN “TIMUN MAS”
Oleh Eko Budi Pranyoto, S.Pd

Pepatah bijak mengatakan “Jagalah pikiranmu, karena ia akan menjadi kata-katamu. Jagalah kata-katamu karena ia akan menjadi tindakanmu. Jagalah tindakanmu, karena ia akan menjadi kebiasaanmu. Jagalah kebiasaanmu, karena ia akan menjadi karaktermu. Jagalah karaktermu, karena ia akan menentukan nasibmu”. Begitulah kata-kata indah yang memiliki penuh makna apabila dijalankan setiap insan manusia. Berbicara tentang hoax (dibaca hoks) tidak bisa lepas dari kata-kata, sudah menjadi rahasia umum khususnya bagi kalangan yang sering berselancar di dunia maya. Hoax atau warta bohong merupakan berita yang sudah bergeser kebenarannya. Warta bohong ini kemudian dikolaborasi dengan gambar dan pemikiran oleh oknum sehingga muncul tujuan tertentu untuk menyebarkannya. Fenomena warta bohong yang tersebar tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga negara-negara maju di dunia. Negara-negara Uni Eropa juga terserang wabah ini. Beberapa waktu yang lalu Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo mengatakan bahwa dalam pertemuan Dewan Pers seluruh Eropa di Hungaria, mereka juga mengeluhkan hal yang sama mengenai persebaran informasi-informasi palsu. (Kamis, 27/10/2017)
Motif dalam penyebaran hoax bernekaragam, di antaranya adalah uang, ketenaran, kebencian, dan ada yang hanya kesenangan semata. Beberapa bulan yang lalu sebuah kelompok penyebar ujaran kebencian bernuansa SARA yang ditangkap Kepolisian Indonesia mengaku dibayar puluhan juta untuk hal tersebut. Mereka tidak peduli konflik sosial yang akan ditimbulkan setelah warta bohong tersebut diunggah yang terpenting hanya materi.
Para penjahat dunia maya atau sering disebut cybercrime memang tidak peduli siapa yang diserang dan bagaimana dampak yang diakibat oleh persebaran berita palsu tersebut. Mereka hanya memikirkan untuk materi, kebahagiaan egonya, dan kepuasan masing-masing. Dunia politik yang memanas beberapa waktu yang lalu juga akibat ditunggangi dengan kabar hoax oleh ulah mereka. Panggung entertainment juga tak luput dari mereka. Kabar tak sedap yang sering menimpa artis-artis yaitu dikabarkan meninggal padahal mereka dalam keadaan baik-baik saja. Para cybercrime juga menyerang tokoh-tokoh pemuka agama lewat medsos. Hal ini tidak dapat dibiarkan begitu saja, jika terus dibiarkan akan terjadi konflik besar baik sosial, politik dan mampu menimbulkan peperangan sehingga terjadi perpecahan.
ANTI HOAX SANG PENDIDIK
Berbagai kalangan telah peduli dan bekerjasama dalam upaya memberantas berita fitnah dan hoax. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia Komisaris Besar Rikwanto juga mengingatkan berkali-kali bahwa bagi anda yang suka mengirimkan kabar bohong (hoax), atau bahkan cuma sekadar iseng mendistribusikan (forward), harap berhati-hati. Ancamannya tidak main-main, bisa kena pidana penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar. Terbentuknya Badan Siber Nasional (BSN) juga salah satunya memiliki tugas memberantas berita penuh provokatif yang menyudutkan pihak-pihak tertentu, bohong atau hoax. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia sekarang ini sangat disibukkan dengan pemberantasan berita-berita yang hoax, dipelintir dan direkayasa di jejaring sosial, web, dan aplikasi playstore. Munculnya komunitas anti hoax di dunia nyata dan media sosial juga dimaksudkan untuk mengatasi persebaran berita bohong. Beberapa fanpage Facebook dan grup diskusi anti hoax, misalnya Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), Fanpage & Group Indonesian Hoax Buster, Fanpage Indonesian Hoaxes dan lain-lain. Gerakan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) juga mulai berdiri di berbagai kota mulai Surabaya, Solo, Yogya, Bandung, Semarang hingga Boyolali.
Semangat masyarakat Indonesia tersebut merupakan luapan cinta tanah air sebagai wujud semangat Pancasila NKRI harga mati perlu dukungan dari berbagai elemen kehidupan. Sebagai masyarakat awam pegiat dunia maya, semua tidak boleh hanya berpangku tangan dan hanya membiarkan persebaran informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Kelompok –kelompok yang sudah terbentuk untuk memerangi hoax hanya akan menjadi tontonan saja apabila masyarakat tidak peduli dan sadar ikut serta menjadi motor penggerak pemberantas hoax. Praktiksi pendidikan harus sering mengingatkan masyarakat dari bawah sampai atas dalam mewujudkan generasi emas di masa depan agar tidak terkontaminasi berita hoax. Praktisi pendidikan lebih dominan mempengaruhi masyarakat karena sering bersentuhan langsung dengan masyarakat khususnya generasi muda yang masih belajar di bangku sekolah. Jika anda sebagai salah satu guru atau siswa di sekolah budaya literasi untuk meningkatkan kejujuran sangat disarankan agar diterapkan. Ini adalah salah satu langkah awal untuk menanggulangi berita hoax.
Sudah banyak cara yang dipaparkan di media dan disampaikan oleh organisasi tertentu untuk menangkal dan menanggulangi berita hoax. Berikut cara yang lumayan ampuh untuk menangkal dan memberantas hoax yaitu dengan “ TIMUN MAS”. “ TIMUN MAS” adalah sebuah akronim dengan penjelasan agar mudah diingat masyarakat.
“T” memiliki makna “Telusuri” pertama telusuri dari mana sumber berita tersebut berasal. Apabila berasal dari website atau sebuah link, perhatikan alamat URL situs tersebut. Jika alamat URL itu terverifikasi sebagai institusi pers yang resmi maka tinggal membaca bandingkan dengan alamat-alamat web yang resmi lainnya apakah kontennya sama atau menyimpang. Apabila menggunakan alamat domain blog yang gratisan misalnya maka informasi tersebut perlu diragukan. Perlu diperhatikan sumber berawal dalam institusi resmi atau tidak. Misalnya KPK, KEMENDIKBUD, POLRI atau dari tokoh-tokoh politik atau dari ormas-ormas tertentu yang berkepentingan sumber warta tersebut berasal. Tidak hanya itu biasanya berita hoax yang meresahkan masyarakat ini juga didukung dengan gambar. Untuk kebenaran gambar dan kesesuaian dapat menggunakan Google Images, sehingga dalam pencarian akan tampil gambar serupa yang bisa di-cross chek kebenarannya.
“I” memiliki makna “Identifikasi” dalam konteks ini suatu informasi perlu dianalisis bagaimana struktur judul informasi dan kabar yang tertera. Jika judul suatu informasi bersifat provokatif, persuasif dan menyinggung secara tajam pihak tertentu maka perlu dicermati, diwaspadai dan dibandingkan dengan pemberitaan media-media yang telah terverifikasi. Suatu berita palsu dalam penyampaiannya baik secara tersurat atau tersirat biasanya memiliki muatan dan tendensi tertentu. Tidak hanya itu terkadang ada informasi-informasi yang disebarkan tanpa data, tidak ada penelitiannya dan belum teruji dengan jelas.
“M” adalah “Mengklarifikasi”. Ketika ada kabar yang tersebar yang paling tahu suatu kejadian adalah orang yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) tersebut. Ada baiknya menanyakan kebenaran kepada orang yang bersangkutan atau orang yang berada paling dekat dengan peristiwa. Jika tidak ada bertanyalah kepada orang yang mungkin lebih tahu. Sebab setiap informasi yang didapat akan timbul persepsi dalam diri seseorang dan pandangan itu akan terbatas pada pengetahuan orang tersebut.
“U” merupakan kepanjangan dari “Ukurlah” setelah proses telusuri, identifikasi, dan mengklarifikasi langkah terbaik adalah mengukur berita tersebut. Caranya mengukur cukup mudah yaitu dengan berandai-andai, ketika anda ikut menyebarkan berita itu dan berita itu tersebar luas, tanyakan pada diri anda berapa banyak pihak yang dirugikan dan berapa banyak elemen yang diuntungkan? Jika informasi itu sampai ke pembaca apa dampak selanjutnya? Apakah informasi yang diberikan manfaat atau tidak? Apakah informasi menyesatkan orang atau tidak? Hal itu yang perlu diresapi bagi pembaca dan para pegiat jejaring sosial media.
“N” berakar dari istilah asing “No Forward ” jika setelah berpikir logis dan merasakan informasi tersebut meragukan maka tidak perlu ikut andil mendistribusikan atau meneruskannya. Menurut UU IT secara sengaja atau tidak jika seseorang ikut serta dalam persebaran hoax tetap akan terkena pidana atau denda.
“M” dibagian kedua memiliki kepanjangan ”Melaporkan”. Pada saat menemukan berita yang mengandung fitnah, provokasi dan menyebar berita bohong hal terbaik yaitu melaporkan kepada pihak yang berwenang atau langsung mengirim aduan ke Kominfo. Pelapor dapat melakukan dengan cara men-screen capture disertai URL link, kemudian mengirimkan data ke aduankonten@mail.kominfo.go.id. Di medsos facebook dengan cara report post , pada twitter report tweet, pada gogle dengan memberi feedback.Tujuannya agar tidak semakin banyak pihak yang dirugikan.
“A” yaitu “Ajaklah” dalam kata ini sudah jelas bahwa masyarakat Indonesia harus diajak bersinergi bersama dan berkontribusi langsung memberantas hoax. Jika belum mampu mengajak masyarakat ajaklah keluarga, jika tak mampu mengajak keluarga mulailah dari diri sendiri dengan berkata-kata jujur dan benar.
“S” huruf yang terakhir “Sosial” . Langkah terakhir adalah bergabunglah dengan media sosial dalam pergerakan anti hoax dan sosialisasikan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pemberantasan warta bohong tersebut kepada masyarakat agar tidak termakan bahaya hoax.
“TIMUN MAS” ini secara struktural sudah baik pernah suatu ketika teman saya mendapatkan pesan dari WhatsAp (WA) bahwa ia mendapatkan hadiah 10 juta karena melakukan isi ulang pulsa dari suatu operator. Sangat jarang pesan dari WA mendapatkan hadiah, sebab biasanya melalui sms. Dalam pesan itu terdapat sebuah situs yang di dalamnya terdapat nama lengkap teman saya, alamat tinggal dan nomor hand phone. Dilihat dari nama situsnya dalam penelusuran sudah meragukan. Saya sudah cek URL tidak meyakinkan dan saya peringatkan teman tersebut untuk tidak percaya. Tetapi tiba-tiba ia mendapat telfon dari nomor yang memberi pesan dari WA. Pertama ia diminta penelfon untuk mengecek jumlah pulsa bahwa pulsanya bertambah, kemudian setelah dicek benar pulsanya bertambah sebesar 500.000. Saya tetap bilang kepada teman saya untuk tidak percaya tapi tetap saja ngotot. Setelah itu ia diminta transaksi memasukkan kartu ATM dan input beberapa kode ke ATM (bukan transfer). Setelah itu uang yang ada di kartu ATM teman saya tiba-tiba jadi nol rupiah dan pulsa 500.000 juga ikut lenyap. Apabila mendapat pesan hoax yang serupa agar lebih berhati-hati jangan mudah percaya.
Selain “TIMUN MAS” di atas kesadaran individu di lingkungan keluarga dan sekolah harus sering ditekankan tentang kegiatan literasi yang bekaitan kejujuran atau dengan berkata-kata benar. Di sekolah kami terdapat poster syarat kata-kata benar yang berasal kitab Pali kuno. Dan sering dibaca ketika kegiatan budaya literasi. Isinya di antaranya kata-kata yang benar dan baik harus memenuhi 5 kriteria yaitu :1)kata-kata itu benar sesuai realitas; 2)kata-kata itu disebarkan ditempat yang tepat; 3)kata-kata itu disebarkan tepat waktunya: 4)kata-kata yang disebarkan bermanfaat;5)kata-kata itu disampaikan dengan lembut dan cinta kasih.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penyebar warta bohong (hoax) merupakan kejahatan besar, harus diperangi dan diberantas. Dalam pemberantasan hal tersebut perlunya dukungan dari berbagai elemen dan lapisan masyarakat yang bersinergi secara menyeluruh. Kesadaran setiap individu sangat diperlukan terutama generasi muda yang sering di jejaring sosial dan memegang peran penting dalam generasi emas 2045. “TIMUN MAS” adalah salah satu cara yang sangat penting sebagai konsumsi spiritual dalam kesadaran agar tidak ikut dalam membuat hoax, menebar hoax, dan mampu memberantas hoax. Dan selalu ingat kata-katamu menentukan nasibmu, mari menjadi pembaca yang cerdas dan bijak.#antihoax #marimas #pgrijateng

Pengertian Evaluasi dan Teknik penilaian

Pengertian Evaluasi dan Teknik penilaian

WIERSMA dan Jurs Evaluasi menngemukakan evaluasi adalahSuatu proses yang mencakup pengukuran dan testing yang berisi pengambilan keputusan tentang nilai. Dalam evaluasi pembelajaran terdapat komponen penting yakni teknik penilaian dan instrument penilaian. Adapun teknik penilaian Khususnya Pelajarn Matematika akan dijelaskan dibawah ini

Tujuh (7)  teknik penilaian yang digunakan dalam sekolah Dasar sampai dengan Menengah (SD-SMA)

  1. Tenik Penilaian Unjuk kerja

Merupakan teknik penilaian dengan mengamati peserta didik dalam melakukan sesuatu.

Biasanya ada beberapa hal yang diperhatikan 1.Step-step/ atau langkah-langkah.2.kemampuan yang dimiliki untuk menyelesaikan masalah 3.hasil.

 

  1. Teknik Penilaian Prilaku/sikap.

Merupakan penilaian yang memperhatika objek sikap terhadap matematika.

Diantaranya adalah sikap terhadap materi, sikap terhadap guru pengajar dan sikap dalam pembelajaran serta sikap terhadap norma yang berlaku.

Ada beberapa cara dalam penilaian sikap yauitu bertanya langsung, observasi danlaporan pribadi

  1. Teknik Penilaian tertulis.

Penilaian tertulis adlah penilaian dengan cara tertulis berupa soal atau kuesioner.

  1. Teknik penilaian Proyek.

Adalah sebuah penilaian dengan cara menialai suatu kegiatan atau proyek dalam waktu tertentu.

  1. Teknik penilaian Produk.

Adalah teknik penilaian dalam suatu produk yang dilihat dari kualitas proses pembuatannya.

  1. Teknik penilaian

Merupakan penilaian kontinu secara berkelanjutan berkaitan keampuan peserta didik.

  1. Teknik Penilaian Diri.

Teknik ini Adalah sebuah penilaian dengan melibatkan peserta didik melalui penilaian terhadap diri sendiri.

Sumber buku BUKU evaluasi pembelajaran ALI HAMZAH.2014

Enam Jenis Guru (Anda Termasuk Yang Mana?)

Enam Jenis Guru (Anda Termasuk Yang Mana?)


Apapun pekerjaan anda, Anda pasti akan mengharapkan hasil yang maksimal.  Begitu pula dengan Guru yang beberapa waktu mendapat sorotan dari pemerintah Indonesia. Tetapi harus anda ketahui  ada empat macam Jenis Guru dalam buku Etos Keguruan oleh Jansen Sinamo. Tapi disini akan saya paparkan Enam jenis Guru.

Tipe Guru Yang pertama Adalah Guru KW 1

Guru model pertama ini yang dipikirkanya hanya gaji tiap bulan. Dibenaknya Negara ini bukan milikku, sekolah ini juga bukan milikku, tugasku hanya ngajar tak lebih dan tak kurang.  Mau siswanya jungkir balik, tidak jelas dan bodoh pintar ia tidak peduli yang penting administrasi Guru lengkap. Dihatinya Bodo amat yang penting gua tiap bulan gajian. Bekerja sebagai guru hanya untuk mencari nafkah , cari sesuap nasi,  syukur-syukur bisa jadi PNS. Dalam buku J Sinamo disebut Guru E-Ge-Pe alias Guru emang gue pikirin.

Tipe Guru Yang Kedua Adalah Guru BS

Guru model dua ini agak luar biawak, Guru tipe ini adalah guru yang lumayan parah sering kritik kanan-kritik kiri. Di depan kepala sekolah/ Kepala Yayasan ia sok paling pinter. Teorinya seabrek tapi kerjaannya Cuma baca WA, BBM/line dan Sosmed. Kalau ketemu masalah bukannya mencari solusi, tapi selalu mencari kambing hitam dan menyalahkan teman sesama guru. Mengajar ala kadarnya, seenak bokongnya sendiri dan bukanya menyampaikan materi tapi sering menyebar Gosip di kelas. Tak pernah menghargai siswa, dimatanya guru adalah mahatahu dan maha benar. Biasanya Guru tipe ini amburadul baik dilapangan dan Administrasinya. ia adalah guru dimata masyarakat tapi monster di mata siswa. Guru ini di pakai sekolah karena terpaksa gak ada yang lain. Dalam buku J. Sinamo guru tipe ini disebut guru Doykrit alias doyan kritik.

Tipe Guru Yang KeTiga Adalah Guru Setengah Hati

Guru ini lumayan diawal-awal ia menjadi guru, semangatnya menggebu-gebu. Tetapi lama-kelamaan semangatnya menjadi guru melempem karena tahu gaji guru berbanding terbalik. Berbeda dengan pekerjaan yang lain Guru honorer memang mengajar satu bulan terima gaji seminggu (tidak percaya makanya jadi guru di Desa). Ada juga yang semangat jadi gurunya luar biasa, tetapi setelah jadi PNS mulai mengendur. Guru tipe ini oleh Sinamo Guru ESTEHA alias Guru Setengah hati.

Tipe Guru Yang Ke Empat adalah Guru Admin

Tipe guru yang ini bisanya Cuma bisa buat rpp dan administrasi tapi tak mampu menularkan ilmu mereka. Ibarat pohon ia adalah pohon yang mandul tak berbuah. Ia hanya kasih tugas seabrek ke siswanya. Ia bangga kalau siswanya tak mampu mengerjakan, padahal dia sendiri tak bisa menyelesaikan. Tak hanya itu, ia juga sering meninggalkan kelas dan sering kosong. Jika ditanya nilai bukan sulap bukan sihir, semua nilai siswa tiba-tiba muncul seperti jaelangkung. Tugas anak-anak tak pernah dikoreksi (apalagi dikembalikan ke siswa) dibawa pulang hanya buat bungkus kacang. Ia sudah lupa tugas guru yang gemakan oleh Ki Hajar Dewantara.

 

Tipe Guru Yang Ke Lima adalah Guru Setengah Dewa

Guru yang ini cukup lumayan jika dilihat dimata Tuhan tapi akan buram di mata Badan Akreditasi. Ia adalah guru yang peduli dengan siswa. Ketika siswa dalam kesulitan ia selalu memberikan solusi terbaik. Guru ini sangat dekat dan tahu bagaimana kharateristik siswanya. Yang ia perhatikan hanya untuk perkembangan dan kemampuan siswa demi sekolah. Guru tipe ini sangat hobby banget kalau ngajar. Secara materi dia juga mumpuni mapel yang ia ampu. Dia merupakan teladan yang baik, ing ngarso sung tulodho kata Ki Hajar. ia tak peduli gajinya berapa di sekolah yang ia banggakan hanya siswanya prestasi dan berubah menjadi lebih baik di sekolah. Tapi sayang karena saking dekat dan peduli dengan siswa ia sampai lupa tugas-tugas guru dalam membuat rpp dan administrasi guru.

Tipe Guru Yang Ke Enam adalah Guru Sejati

Guru yang ini adalah guru beneran, bukan KW 1, KW 2 atau BS. Tak hanya setengah dewa tapi ia juga ahli dalam menyusun administrasi guru. Ia adalah guru sejati di mata masyarakat, siswa, pengawas dan Tuhan. Dalam perjalanan menjadi guru ia selalu mengembangkan kemampuannya. Ia menjadi Guru dari hati dan memang sudah mendarah daging dalam dirinya. Guru adalah rahmat katanya. bukan sekedar profesi.

Sebenarnya ada satu tipe guru lagi yang ingin saya terangkan yaitu Guru Genit yaitu guru yang baru lulus dari perguruan tinggi yang suka godain siswa-siswanya. Biasanya guru ini ngajarnya di jenjang SMP atau SMA. Jika masih ada tipe guru yang lain boleh ditambahkan.

RED BY KOKOMONK

Randen Rangga Warsita

Randen Rangga Warsita

Ranggawarsita  (baca Ronggo Warsito) lahir pada hari Senin Legi , 10 dulkaidah 1728 tahun Jawa atau 15 maret 1802 Masehi. Beliau di besarkan oleh Nyai Ageng Pajangswara.  Terkenal dengan Nama muda Bagus Burham.  Ia memiliki banyak guru salah satu diantaranya Kyai Imam Kasan Besari menatu Sri Sultan Paku Buwana IV di Surakarta. Beliau selama Hidupnya mengabdi pad 5 raja, sinuwun Paku Buwana V-IX.

Raden  Rangga Warsita wafat pada tahun 1873 dimakamkan di Palas, Trucuk, Klaten, Jawa Tengah. Raden Ngabehi Ranggawarsita adalah seorang sastrawan jawa yang sangat peduli dengan masalah sosial. Jaman Edan adalah salah satu istilah yang familiar dikenalkan  oleh penulis pajang tersebut.

Karena tulisan beliau berbagai peneliti dan pengamat serta cendikiawan memperkirakan bahwa Indonesia akan kedatangan seorang satria piningit. Satria piningit tersebut diramalkan akan memimpin Indonesia untuk mengatasi kerusuhan besar. Indonesia akan bangkit menuju kemakmuran dan kejayaan seperti masa keemasan jaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit.

Adapun ajaran kepemimpinan yang dikemukakan oleh sang pujangga Ranggawarsita adalah

Dasa Dharma pemimpin

  1. Paraciga adalah kebajikan pertama seorang pemimpin harus rela berkorban demi rakyatnya.
  2. Ajava adalah kebajikan kedua seorang pemimpin harus berhati tulus.
  3. Dana adalah kebajikan ketiga seorang pemimpin harus gemar beamal dan berdana.
  4. Tapa adalah kebajikan keempat seorang pemimpin harus hidup bersahaja dan sederhana.
  5. Susila adalah kebajikan kelima seorang pemimpin harus memiliki moralitas yang baik.
  6. Madava adalah kebajikan keenam seorang pemimpin harus memiliki prilaku ramah-tamah.
  7. Akodha adalah kebajikan ketujuh seorang pemimpin tidak boleh gampang marah dan pendendam.
  8. Khanti adalah kebajikan kedelapan seorang pemimpin harus memiliki kesabaran yang tinggi.
  9. Avirodhana adalah kebajikan kesembilan seorang pemimpin yang tidak suka mencari musuh.
  10. Avihimsa adalah kebajikan kesepuluh seorang pemimpin tidak boleh bersifat kejam.
Puisi untuk Ibu di Wisuda

Puisi untuk Ibu di Wisuda

 

Hari ini adalah hari yang bahagia yang ada di ruangan ini

kebahagiaan akan lebih lengkap apabila dikelilingi oleh orang yang kita cintai,

berbicara tentang cinta, ada beberapa orang yang tentunya tak diragukan lagi ketulusan cintanya,

dan tidak akan pernah melepaskan cinta mereka untuk kita.

yaitu keluarga terutama orangtua. keberhasilan dan perjuangan yang kita capai hari ini tidak terlepas dari cinta kasih sayang dukungan serta bimbingan dari orang tua, bahagiaku surga mereka deritaku pilu mereka berdua.

karya Feby

aku berdiri mengenakan toga di jalan setapak yang gelap,

padanganku tertuju didua orang di kejauhan sana dengan senyuman yang tak asing dimataku.

dua orang yang sangat aku hargai dan dua orang yang sangat aku hormati, aku cintai dan aku sayangi.

ya mereka papa dan mamaku. dengan disertai senyuman aku menghampiri mereka.

seiring langkah telintas dibenakku atas apa yang aku lakukan terhadap hidupku selama ini.

mama yang telah mengandungku Sembilan bulan, mama yang telah memperjuangkan hidup dan matinya hingga aku dapat hadir didunia ini, mama juga yang telah merawatku sebagai tanda kasih saying.

papa yang telah mendidikku, papa yang rela kerja banting tulang iklhas mengeluarkan keringatnya agar aku dapat menikmati hidup detik demi detik hari demi hari bahkan tahun demi tahun, apakah yang dapat aku lakukan untuk membalas mereka, sering aku tutup kuping gak mendengarkan mereka, sering banget aku bohongi mereka demi kepuasanku, sering aku melawan jika mereka marah karena kenakalanku, sering juga aku banting pintu dihadapan mereka jika mereka tak mengabulkan permintaanku, dan bahkan sering aku mengeluarkan kata-kata kotor yang tak patut keluar dari bibirku. dasar cerewet, katrok kuno kolot, tapi apakah mereka menyimpan rasa dendam kepadaku.

tidak, tidak sama sekali mereka dapat tulus memaafkan kekilafanku, mereka tetap menyayangiku dalam doa-doa setiap hembusan nafas mereka, bahkan mereka tetap menyebut namaku setiap hebus doa-doa hingga aku seperti sekarang ini, ya tuhan betapa durhakanya aku, tak sadarkah aku, bahwamereka orang yang sangat berarti, langkah-langkahku terhenti dihadapan mereka. kupandangi mereka inchi demi inchi, badan yang dulu tegap kekar kini mulai membungkuk,rambut yang dulu hitam kini mulai memutih kulit yang dulu kencang kini mulai berkeriput,kutatap mata mereka yang berbinar-binar dan mulai meneteskan air mata bahagia, air mata haru, air mata bangga melihatku memakai toga ini, kucium tangan mereka kupeluk mereka sambil berkata terima kasih mama terimakasih papa.

KUMPULAN SOAL-SOAL SBMPTN TAHUN 2015, 2016 dan 2017 PDF

rajamathok

Berikut bagi siswa-siswi SMA kelas 12 yang ingin mendowndload soal-soal SBMPTN tahun 2015 sebagai latihan dan pandangan dan gambaran ke depan soal SBMPTN 2017 bagaimana.

1.soal-sbmptn-tkpan-20151

2.tes-sbmptn-tkd-saintek-20151

3. https://www.dropbox.com/sh/1n0615xudqroqlt/AAACXqNIty7LFfHMEcK_z7i-a?dl=0

Link yang ketiga berisi tentang (1. simulasi SBMPTN 2 paket, TKD SAINTEK 239 -243, TKD SOSHUM, dan TKPA dalam bentuk PDF)

semoga bermanfaat

Bahan ajar untuk kelas VII, VIII, dan IX (7, 8, dan 9) SMP

Berikut lembar kerja siswa (LKS) untuk siswa SMP yang mungkin bisa digunakan bapak atau ibu guru dalam pembelajaran matematika

1.segitiga new_

2 aljabar

3.jumlah-deret-aritmetika-revisi

4.jumlah-deret-aritmetika

5.jumlah-sudut-segi-n-revisi

6.jumlah-sudut-segi-n

7.keliling-lingkaran

8.keliling-lingkaran2

9.kuadrat-jumlah-revisi

10.kuadrat-jumlah

11luas-daearah-layang-layang-revisi

12luas-daearah-layang-layang

13luas-daerah-belah-ketupat-revisi

14luas-daerah-belah-ketupat

15luas-daerah-belah-ketupat2

16luas-daerah-jajargenjang-dg-pp-revisi

17luas-daerah-jajargenjang-dg-pp

18luas-daerah-jajargenjang-dg-pp2

19luas-daerah-jajargenjang-dg-s3

20luas-daerah-layang-layang2

21luas-daerah-jajargenjang-dg-s3

22luas-daerah-layang-layang2

23luas-daerah-lingkaran-dg-s3-revisi

24luas-daerah-lingkaran-dg-s3

25luas-daerah-segitiga-dg-pp

26luas-daerah-segitiga-revisi

27luas-daerah-segitiga

28luas-daerah-trapezium2

29luas-daerah-trpezium

30luas-jajargenjang-dg-pp-revisi

31luas-jajargenjang-dg-pp

32luas-kubus

33luas-lingkaran-dg-segitiga

34luas-persegipanjang-revisi

35luas-persegipanjang

35luas-segitiga-dg-jjgj

36luas-segitiga-dg-pp

37luas-segitiga-dg-pp2

38pangkat-3-jumlah-hal-1

39pangkat-3-jumlah-hal-2

40pangkat-tiga-jumlah pecahan-kurang-dari

41pecahan-sama-dengan

42pembagian-pecahan

43pembagian-pecahan2

44pembagian-pecahan3

45penjumlahan-pecahan

45penjumlahan-pecahan2

46perkalian-pecahan relasi-pecahan

47rumus-euler selisih-kuadrat

48selisih-kuadrat2 sifat-distributif-perkalian

49sudut-2 suku-ke-n-barisan-aritmatika2

50suku-ke-n-barisan-aritmetika

51teorema-phytagoradoc

52teorema-phytagoras-2

53teorema-phytagoras3

54teorema-phytagoras4

55volum-kubus volum-limas-segitiga

Materi LKS matematika SMP

Memiliki nilai tinggi bukanlah satu-satunya jalan kebahagiaan bagi pelajar.

nilai-rajamath

Memiliki nilai tinggi adalah impian dari setiap anak, guru dan orang tua tetapi bukan berarti kita harus menghalalkan segala cara agar anak kita memiliki nilai tinggi. Memiliki nilai tinggi atau Indeks prestasi (IP) merupakan impian setiap peserta didik baik dari usia dini sampai mahasisiwa. Banyak orang tua yang mengeleskan anak-anknya agar mendapat nilai tertinggi bahkan sampai memforsir anaknya. Tidak hanya itu dalam keadaan Indonesia beberapa tahun lalu Nilai UN juga menjadi tolok ukur keberhasilan siswa. Tidak salah tetapi hanya kadarnya yang belum tepat.  pepatah mengatakn “Senar Gitar jika dikencangkan nyaring bunyinya tetapi semakin dikencangkan akan putus, jika di kendorkan suaranya juga akan fals dan tak keluar suara”.Kembali ke Nilai Tinggi Meskipun nilai tinggi impian banyak orang tetapi ada bebarapa orang yang tidak bahagia mendapatkan nilai tinggi salah satunya adalah Erica Goldson. Ia adalah lulusan terbaik di Coxsackie-Athens High School di New York. Berikut adalah cuplikan pidatonya ketika ia di wisuda
“Saya lulus. Seharusnya saya menganggapnya sebagai sebuah pengalaman yang menyenangkan, terutama karena saya adalah lulusan terbaik di kelas saya. Namun, setelah direnungkan, saya tidak bisa mengatakan kalau saya memang lebih pintar dibandingkan dengan teman-teman saya. Yang bisa saya katakan adalah kalau saya memang adalah yang terbaik dalam melakukan apa yang diperintahkan kepada saya dan juga dalam hal mengikuti sistem yang ada.

Di sini saya berdiri, dan seharusnya bangga bahwa saya telah selesai mengikuti periode indoktrinasi ini. Saya akan pergi musim dingin ini dan menuju tahap berikut yang diharapkan kepada saya, setelah mendapatkan sebuah dokumen kertas yang mensertifikasikan bahwa saya telah sanggup bekerja.

Tetapi saya adalah seorang manusia, seorang pemikir, pencari pengalaman hidup – bukan pekerja. Pekerja adalah orang yang terjebak dalam pengulangan, seorang budak di dalam sistem yang mengurung dirinya. Sekarang, saya telah berhasil menunjukkan kalau saya adalah budak terpintar. Saya melakukan apa yang disuruh kepadaku secara ekstrim baik. Di saat orang lain duduk melamun di kelas dan kemudian menjadi seniman yang hebat, saya duduk di dalam kelas rajin membuat catatan dan menjadi pengikut ujian yang terhebat.

Saat anak-anak lain masuk ke kelas lupa mengerjakan PR mereka karena asyik membaca hobi-hobi mereka, saya sendiri tidak pernah lalai mengerjakan PR saya. Saat yang lain menciptakan musik dan lirik, saya justru mengambil ekstra SKS, walaupun saya tidak membutuhkan itu. Jadi, saya penasaran, apakah benar saya ingin menjadi lulusan terbaik? Tentu, saya pantas menerimanya, saya telah bekerja keras untuk mendapatkannya, tetapi apa yang akan saya terima nantinya? Saat saya meninggalkan institusi pendidikan, akankah saya menjadi sukses atau saya akan tersesat dalam kehidupan saya?

Saya tidak tahu apa yang saya inginkan dalam hidup ini. Saya tidak memiliki hobi, karena semua mata pelajaran hanyalah sebuah pekerjaan untuk belajar, dan saya lulus dengan nilai terbaik di setiap subjek hanya demi untuk lulus, bukan untuk belajar. Dan jujur saja, sekarang saya mulai ketakutan…….”

apabila ingin menonton vidionya ada di http://www.youtube.com/watch?v=9M4tdMsg3ts&feature=player_embedded#!

Sebagai seorang Guru atau Orang tua kita harusnya bahagia dan menangis mendengar apa yang dituturkan Erica.

Pendidik dan orang tua harusnya tidak menjadikan nilai tinggi sebagai hal utama tetapi juga tidak menyepelekannya. Memperhatikan kebutuhan mereka dan mempunyai takaran yang pas adalah hal yang tepat untuk mereka.

Sebagai pelajar kita seharusnya tahu bagaimana dan dimana takaran/ letak kita sekarang. Jadilah bersemangat dengan apa yang anda lakukan untuk hari ini. Dan jangan terlarut-larut menyesal terhadap apa yang lakukan kemarin, berusahalah hari ini juga karena anda hidup di masa ini bukan di masa depan atau masa lalu.

TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF JEAN PIAGET

TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF JEAN PIAGET

 

TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF JEAN PIAGET

Ada beberapa konsep yang perlu dimengerti agar lebih mudah memahami teori perkembangan kognitif piaget:

  1. Intelegensi
  2. Organisasi
  3. Skema
  4. Asimilasi
  5. Akomodasi
  6. Ekuilibrasi
  7. Adaptasi
  8. Pengetahuan Figuratif dan Operatif

Intelegensi

Claparede dan Stern mendefinisikan intelegensi sebagai suatu adaptasi mental pada lingkungan baru. Garndner menjelaskan intelegensi sebagai kemampuan untuk memecahkan persoalan-persoalan atau menghasilkan produk.

Menurut Piaget, intelegensi mencakup adaptasi biologis, ekuilibrium (kesetimbangan) antara individu dan lingkungan, perkembangan yang gradual, kegiatan mental, dan kompetensi.

Organisasi

Organisasi adalah suatu tendensi yang umum untuk semua bentuk kehidupan guna mengintegrasikan struktur, baik psikis maupun psikologis, dalam suatu sistem yang lebih tinggi.

Contoh: seekor ikan mempunyai sejumlah struktur yang memungkinkan ia berfungsi dalam air.

Skema

Skema adalah suatu struktur mental seseorang dimana ia secara intelektual beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

Contoh: gambaran anak tentang lembu, pertama pemahaman lembu hanya sebatas cerita dari orang tua, semakin lama ia akan banyak pengalaman dengan bermacam-macam lembu.

Asimilasi

Asimilasi adalah proses kognitif dimana seseorang mengintegrasikan persepsi, konsep atau pengalaman baru ke skema atau pola yang sudah ada didalam pikirannya.

Contoh: sama dengan skema, tetapi dalam perjalanan hidupnya menemukan bermacam-macam lembu.

Akomodasi

Akomodasi adalah proses pembentukan skema baru atau mengubah skema yang lama.

Contoh: seorang anak mempunyai suatu skema bahwa benda yang padat akan tenggelam dalam air. Suatu hari ia melihat benda padat tidak tenggelam, sehingga ia mengubah skema lamanya dengan membentuk skema baru yang berisi: “tidak semua benda padat tenggelam dalam air”.

Ekualibrasi

Ekualibrasi adalah proses bergeraknya dari keadaan disekuilibrium ke ekuilibrium. Ekuilibrium yaitu pegaturan diri mekanis yang perlu untuk mengatur kesetimbangan proses asimilasi dan akomodasi, sedangkan disekuilibrium adalah keadaan tidak setimbang antara asimilasi dan akomodasi.

Ekualibrasi membuat seseorang dapat mengatukan pengalaman luar dengan struktur dalamnya (skema).

Adaptasi

Adaptasi adalah penyesuaian diri. Adaptasi terjadi dalam suatu proses asimilasi dan akomodasi

Contoh: Semua orang dilahirkan dengan suatu kecenderungan untuk beradaptasi (menyesuaikan diri) dengan lingkungannya.

Pengetahuan Figuratif dan Operatif

Pengetahuan Figuratif didapatkan dari gambaran langsung seseorang terhadap objek yang dipelajari. Misalnya, pengetahuan akan nama-nama barang-barang dan nama-nama kota.

Pengetahuan Operatif didapatkan karena orang itu mengadakan operasi terhadap objek yang dipelajari. Misalnya pengetahuan anak akan kaitan nama kota dengan situasi manusianya dan dengan kota-kota yang lain.

 

 

 

7 (TUJUH) KECERDASAN MAJEMUK oleh Howard Gardner

7 (TUJUH) KECERDASAN MAJEMUK oleh Howard Gardner

7 KECERDASAN MAJEMUK oleh Howard Gardner

Dalam buku Frames Of The Mind : The Theory of multiple of Intellegences yang ditulis Oleh Howard Gardner ia mengemukan bahwa terdapat tujuh kecerdasan yang mampu membuka pikiran setiap manusia dan bisa dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menuliskan tujuh kecerdasan tersebut adalah :

  1. Kecerdasan Linguistik

Kecerdasan ini berhubungan dengan kemampuan seseorang dalam pengelolaan yang berhubungan dengan menulis, mengeja atau melafalkan suatu bahasa. Contoh pekerjaan yang menggunakan keahlian ini adalah Guide, Pramugari dll

  1. Kecerdasan Logika Matematika

Kecerdasan ini berhubungan dengan keteraturan, pola, struktur, urutan, angka dan matematika. Kemampuan ini termasuk  pola pikir sebab akibat atau deduktif induktif.

Pekerjaan yang menggunakan keahlian ini adalah ilmuwan/matematikawan akuntan dll

  1. Kecerdasan Spasial

kecerdasan Spasial berasal dari kata Space atau berkaitan dengan ruang, posisi tempat bentuk dan keberadaan suatu benda. Pekerjaan yang menggunakan keahlian ini adalah ilmuwan/matematikawan akuntan dll.

  1. Kecerdasan Musik

Kecerdasan ini berhubungan kemampuan untuk menikmati, mengamati, membedakan, mengarang, membentuk dan mengekspresikan bentuk-bentuk music termasuk mengelola ataupun mengaransemen lagu. pekerjaan yang cocok untuk yang memiliki kecerdasan ini adalah Musisi.

  1. kecerdasan Tubuh-Kinestetik

Kecerdasan ini hubungan dengan  kemampuan seseorang dalam mengelola anggota tubuhnya dalam kecepatan, keseimbangan dan olah tubuh lain. kecerdasan ini biasanya dimiliki oleh atlet, dancer, pengrajin dll.

  1. Kecerdasan Intrapersonal

Kecerdasan ini berhubungan dengan yang dimiliki diri sendiri termasuk dalam kesadaran diri bersopan santun, pengetahuan dan tingkat moral/spiritual seseorang. Kecerdasan ini biasanya dimiliki oleh seorang ahli theology, ahli kitab, dan pengusaha.

  1. Kecerdasan Interpersonal

Kecerdasan ini berhubungan dengan cara seseorang dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Hampir semua pekerjaan berhubungan dengan kecerdasan ini tetapi lebih cocok ke orang Marketing.